Terapi Akupunktur Untuk Vertigo merupakan pengobatan alami yang efektif mengatasi vertigo dengan merangsang titik-titik akupunktur untuk menyeimbangkan aliran energi dalam tubuh.
Terapi Akupunktur Untuk Vertigo – Vertigo adalah sensasi pusing berat atau keseimbangan hilang. Biasanya, orang merasa seolah dunia berputar. Kondisi ini bisa mempengaruhi siapa saja, lebih sering terjadi pada wanita.1 Faktor seperti depresi dan penyakit jantung dapat meningkatkan risikonya. Kemungkinan tertimpanya vertigo juga meningkat seiring bertambah usia.
Pada survei, ditemukan bahwa 5% orang mengalami vertigo dalam setahun. Dan sebanyak 1,4% kasus baru terjadi tiap tahun.1 Vertigo memengaruhi sekitar 15% – 20% orang dewasa tiap tahunnya.1 Lebih dari 80% orang dengan vertigo mengatakan bahwa hal itu mengganggu hidup sehari-hari mereka, termasuk pekerjaan mereka dan butuh obat.
Walaupun banyak yang masih memilih pengobatan biasa, terapi akupunktur semakin populer.2 Banyak orang memilih akupunktur karena dianggap alami dan minim efek samping.2 Selain itu, biayanya lebih murah dan hasilnya bagus dibanding pengobatan konvensional.
Vertigo, atau dikenal sebagai pusing berputar, itu sebuah gangguan vestibular. Ini ditandai dengan sensasi gerakan berputar dan kehilangan keseimbangan.3 Biasanya, vertigo mulai dirasakan oleh orang dewasa di atas 20 tahun. Dan ia bisa menjadi umum saat usia sudah lanjut.3 Anak-anak jarang mengalami vertigo, tapi bukan berarti tidak mungkin bagi mereka.3
Keluhan vertigo bisa muncul tiba-tiba atau berlangsung lambat.3 Penting untuk bisa menjelaskan dengan jelas apa yang Anda rasakan. Seperti jika ruangan terasa berputar. Hal itu akan sangat membantu dokter untuk memahami gejala yang sebenarnya.2 Meski mungkin terdengar serupa, vertigo sentral dan perifer punya perbedaan gejalanya. Tapi keduanya bisa menyebabkan Anda merasa mual, muntah, pucat, dan berkeringat.2
Penyebab vertigo bisa berasal dari dua jenis, perifer dan sentral. Mereka berbeda berdasarkan penyakit dasar yang memicunya.2 Vertigo perifer misalnya dapat muncul karena BPPV, neuritis vestibuler/labirinitis, penyakit Meniere’s, atau benda asing di telinga. Bahkan otitis media acute dan kronis pun bisa jadi penyebab.3 Sementara vertigo sentral, lebih terkait dengan kelainan pada sistem saraf pusat. Seperti jika terjadi “insufisiensi arteri basilar vertebra”, pendarahan otak, tumor, infeksi otak, atau luka kepala.3
Sampai sekarang, vertigo diobati dengan obat oral. Obat yang digunakan termasuk antihistamin, benzodiazepine, dan obat anti mual.4 Dokter menyesuaikan obat dengan gejala dan penyebab vertigo. Selain obat, vertigo juga bisa diatasi dengan terapi fisik dan akupunktur.
Obat untuk vertigo punya kekurangan. Hanya beberapa pasien yang butuh obat terus-menerus. Ini karena serangan vertigo yang sering.
Obat seperti propranolol, metoprolol, dan lainnya memang efektif. Tapi, mereka bisa menyebabkan efek samping seperti mual dan sakit kepala.
Jika dipakai lama, obat tersebut bisa membuat sakit kepala jadi lebih sering. Bisa juga menyebabkan kerusakan pada lambung dan hati.
Obat-obatan kimia untuk vertigo punya efek samping.4 Maka dari itu, alternatif pengobatan yang lebih aman perlu dicari.
Masyarakat mulai mengetahui risiko obat kimia berlebihan bagi kesehatan. Hal ini mendorong mereka memilih kembali ke alam.2 Mereka tertarik pada terapi tradisional seperti akupunktur.5
Akupunktur dikenal efektif dalam meningkatkan aliran darah. Hou dkk menyatakan ini dalam penelitiannya.2 Teknik ini mampu memperbaiki tekanan saraf dan memperbesar pembuluh darah.
Titik akupunktur juga merangsang kadar endorfin dalam tubuh. Ini membantu menghilangkan rasa sakit dan meredakan peradangan.2 Proses ini membantu mengurangi pembengkakan yang seringkali menjadi penyebab vertigo.
Akupunktur adalah cara tradisional untuk mengatasi pusing atau vertigo. Metodenya bertujuan mengembalikan jalur impuls saraf menjadi normal. Dengan menstimulasi daerah saraf yang rusak, akupunktur membantu proses penyembuhan.
Menggunakan tusukan jarum di titik akupunktur bertujuan mengatur aliran energi. Ini membantu mengurangi blokade energi vital. Proses ini penting untuk kesehatan darah, transportasi cairan tubuh, dan kinerja sistem tubuh lainnya6.
Penggunaan titik akupunktur banyak dipakai untuk meredakan pusing berputar karena vertigo.1 Dokter akupunktur memilih titik tertentu di kepala. Mereka memilih titik di puncak kepala, samping, dan belakang kepala. Beberapa titik yang sering digunakan termasuk Fengchi (GB 20), Zusanli (ST 36), Sanyinjiao (SP 6), dan Shen Men (HT 7).
Stimulasi titik Fengchi (GB 20) membantu menurunkan hiperaktivitas yang dapat mempengaruhi kesehatan hati dan kantong empedu. Ini juga membantu mengatur arus Qi di kepala.
Zusanli (ST 36) fokus pada mendukung fungsi limpa dan lambung. Stimulasi titik ini membantu menyeimbangkan energi di tubuh.
Sanyinjiao (SP 6) berperan dalam mengatur organ hati dan memperkuat energi Yin di tubuh dan darah. Titik ini seringkali dipakai dalam sesi akupunktur untuk vertigo.
Shen Men (HT 7) membantu merasa lebih tenang serta mengatasi masalah tidur. Pijatan pada titik ini sering memberikan efek yang menenangkan.
Hou dan kolega memeriksa banyak studi tentang terapi akupunktur untuk vertigo. Mereka menemukan berbagai cara menggunakan akupunktur. Beberapa di antaranya adalah akupunktur manual, elektroakupunktur, dan moksibusi dengan jarum.1 Akupunktur adalah cara pengobatan alternatif yang tidak menggunakan obat. Sering kali, dokter kombinasikan terapi ini dengan obat lain.7 Di samping jarum, ada juga teknik seperti akupunktur laser, elektrik, sonopunktur, hingga press tack needle.
Organisasi Kesehatan Dunia mendukung penggunaan akupunktur untuk berbagai penyakit. Ini juga termasuk vertigo.8 Dokter akupunktur bisa membantu dalam banyak bidang, seperti manajemen nyeri dan kesehatan wanita. Mereka juga melayani masalah anak, alergi, dan gangguan kesuburan.8
Akupunktur jarang menimbulkan efek samping serius.8 Beberapa pasien merasakan kejut saat jarum dimasukkan. Ada juga yang merasa seperti ketukan listrik. Tapi, ini hanya sementara.8 Keuntungan akupunktur melawan pengobatan biasa antara lain lebih murah. Teknik ini membutuhkan sedikit peralatan dan jarang menimbulkan efek samping yang serius.7
Pengobatan vertigo dengan akupunktur umumnya berlangsung selama 2 hingga 4 minggu. Lama ini tergantung dari seberapa parah keluhannya.1
Vertigo perifer seperti BPPV bisa muncul selama detik dan hilang kurang dari semenit. Sedangkan vertigo sentral, gejalanya bisa berlangsung dari beberapa minggu hingga bulan.1
Waktu pengobatan dengan akupunktur bervariasi. Ada yang sembuh dalam 18 hari, dan yang lain butuh hingga 3 minggu.9
Terapi akupunktur meningkatkan sekresi endorfin tubuh. Ini membantu menurunkan nyeri dan mengurangi peradangan. Selain itu, terapi ini meningkatkan sirkulasi darah pada titik penusukan.
Teknik ini mengurangi pembengkakan yang bisa menyebabkan vertigo. Titik akupunktur di tangan terbukti mengurangi gejala mual dan muntah.
Akupunktur sangat aman, dengan sedikit efek samping. Satu sesi terapi saja sudah membuat perubahan positif menonjol.2
Terapi non-farmakologis seperti akupunktur berguna untuk vertigo. Durasi terapi bisa memakan waktu 2 hingga 4 minggu, sesuai keluhan pasien.1
Metode ini riwayatnya jarang ada efek samping. Dan menurut Kementerian Kesehatan RI di tahun 2018, pengobatannya juga terjangkau.2
Akupunktur bisa dikombinasikan dengan terapi herbal. Contohnya, Anda bisa minum infusa daun sereh dan kulit kayu manis. Daun sereh sebanyak 10 gr dan kulit kayu manis 2 gr, rendamlah mereka dengan ukuran air tertentu.
Minumlah campuran ini sekali sehari. Lakukan ini setiap hari selama sebulan penuh. Ini adalah cara yang efektif melawan vertigo.10
Daun sereh dan kulit kayu manis telah terbukti membantu meredakan vertigo. Kombinasi ini adalah pengobatan herbal yang efektif untuk kondisi tersebut.10
Akupunktur diterapkan dengan cara menusukkan jarum ke titik akupunktur tertentu di tubuh. Ini dilakukan untuk merangsang tubuh agar bisa sembuh.11 Setiap titik akupunktur adalah pusat untuk energi vital. Jarum digunakan untuk menstimulasi titik ini dan memperlancar aliran energi yang terhambat.2
Pada kasus vertigo, titik akupunktur yang dipilih berada di sekitar kepala. Ini termasuk area puncak, sisi, dan belakang kepala.11 Beberapa titik yang biasanya digunakan adalah Fengchi (GB 20), Zusanli (ST 36), Sanyinjiao (SP 6), dan Shen Men (HT 7).11
Proses akupunktur dimulai dengan menemukan titik yang sesuai dengan keluhan pasien. Jarum kemudian dimasukkan pada titik-titik ini dengan hati-hati. Pasien mungkin merasa panas, kesemutan, atau aliran listrik. Ini menandakan aliran energi yang diaktifkan. Jarum dibiarkan selama 20-30 menit sebelum ditarik keluar.
Terapi akupunktur bisa diulang 2-4 kali seminggu. Ini tergantung dari seberapa parah gejala vertigo pasien.11 Keseluruhan terapi mungkin butuh 2 hingga 4 minggu.11
Akupunktur adalah pilihan terapi yang cukup murah. Ini lebih efektif dari metode medis.8 Karena biaya yang rendah, peralatan minim, dan efek samping yang sedikit.
Obat-obatan kimia untuk vertigo bisa menyebabkan efek samping. Mereka termasuk mual, muntah, dan iritasi pada lambung.12 Bisa juga merusak hati dan menyebabkan anemia. Penggunaan jangka panjang bisa memicu rebound headache dan sakit kepala kronik.
Terapi akupunktur untuk vertigo bisa dilakukan 2-4 minggu. Ini tergantung dari kondisi kesehatan pasien.12
Akupunktur efektif mengatasi vertigo dalam waktu singkat, 2-4 minggu.12 Efek sampingnya juga sedikit dibandingkan obat-obatan. Dari segi biaya, akupunktur lebih terjangkau dan efisien karena peralatan yang diperlukan sedikit.
Selesai terapi akupunktur untuk vertigo, ada langkah penting untuk pemeliharaan berikutnya.13 Beberapa orang menghadapi manik dan depresi pada waktu yang sama. Mereka mungkin merasa berenergi tetapi juga sedih. Ini disebut sebagai periode campuran.
Risiko gangguan bipolar dapat meningkat akibat stres tinggi, traumatis, dan konsumsi alkohol.13 Terapi akupunktur dapat membantu penderita bipolar. Ini dicampur dengan obat dan terapi lain, biasanya dilakukan 2-3 kali seminggu.
Dalam penelitian, akupunktur menunjukan dampak positif di otak. Ini mengurangi efek samping obat, meningkatkan kemajuan pasien, dan mengurangi kecanduan.
Pemantauan dan evaluasi rutin dengan tenaga medis penting untuk pemulihan.13 Dukungan keluarga dan hidup sehat juga membantu mencegah vertigo kambuh. Mereka berperan besar dalam kesembuhan.
Setelah akupunktur, penderita vertigo diharapkan segera sembuh. Mereka bisa hidup lebih baik setiap hari.14 Penelitian mengenai terapi akupunktur dilakukan di Rumah Sakit Universitas Airlangga pada 2023.
Penelitian ini fokus pada pengaruh scalpuncture dan akupunktur post Stroke trombus.14 Terapi scalpuncture dilakukan selama 30 menit, dan akupunktur tubuh 60 menit.14 Studi ini membagi subjek menjadi kelompok perlakuan dan kontrol.
Indeks Barthel digunakan untuk mengukur kemampuan pasien dalam aktivitas harian.14 Hasil menunjukkan perbaikan signifikan pada kelompok yang terapi scalpuncure dan akupunktur. Mereka alami perbaikan banyak aspek, termasuk vertigo dan kelelahan.
Studi menunjukkan bahwa akupunktur efektif mengatasi vertigo.12 Setelah edukasi, 82% peserta penelitian lebih paham tentang vertigo. Mereka tahu akupunktur bisa membantu.12
Akupunktur dikenal sebagai cara alami atasi vertigo. Ini tidak banyak efek samping.15 Pada studi kasus, 5 sesi akupunktur menurunkan gejala vertigo. Kelelahan hilang, energi bertambah, tidur lebih nyenyak, dan wajah lebih cerah.15
Cara kerja akupunktur memperbaiki aliran energi dan sistem saraf. Ini memulihkan tubuh yang terganggu oleh vertigo.
Meski efektif,12 ada tantangan dalam menggunakan akupunktur untuk vertigo. Orang masih kurang sadar dan termotivasi. Itu sebabnya edukasi dan sosialisasi penting.12 Dengan edukasi lebih intens, akupunktur bisa jadi alternatif pengobatan yang aman dan efektif.
Terapi Akupunktur Untuk Vertigo – Vertigo itu seperti merasa dunia berputar. Ini adalah penyakit yang membuat orang merasa berjalan seperti di atas kapal. Penyakit ini lebih sering menyerang wanita.
Terapi Akupunktur Untuk Vertigo – Indikator gejala vertigo adalah ketika ruangan terasa berputar. Penderita juga bisa merasa mual, pucat, dan berkeringat.
Masalah ini dapat muncul tiba-tiba.
Vertigo perifer disebabkan oleh BPPV, neuritis, Meniere’s, atau infeksi telinga. Vertigo sentral muncul karena kelainan di otak, seperti tumor.
Terapi Akupunktur Untuk Vertigo – Pengobatan vertigo sering dengan obat antihistamin atau benzodiazepine. Terapi fisik dan akupunktur juga bisa membantu.
Terapi Akupunktur Untuk Vertigo – Terapi obat kadang punya efek samping seperti mual. Maka dari itu, terapi jenis ini tidak selalu efektif.
Terapi Akupunktur Untuk Vertigo – Banyak memilih akupunktur karena pengobatan alami yang aman. Back to nature sangat populer sekarang.
Terapi Akupunktur Untuk Vertigo – Akupunktur meningkatkan aliran darah dan meredakan nyeri. Ini dibuktikan dari hasil studi.
Terapi Akupunktur Untuk Vertigo – Melalui akupunktur, kita bisa memulihkan impuls saraf yang rusak. Teknik ini menstimulasi tubuh untuk menyembuhkan diri.
Terapi Akupunktur Untuk Vertigo – Pada vertigo, titik akupunktur yang umum digunakan antara lain Fengchi, Zusanli, Sanyinjiao, dan Shen Men.
Terapi Akupunktur Untuk Vertigo – Terapi akupunktur meliputi ajaran manual, elektro, dan moksibusi. Ini tergantung pada kondisi si pasien.
Terapi Akupunktur Untuk Vertigo – Terapi ini biasanya dilakukan selama 2 hingga 4 minggu. Tapi, durasinya bisa berbeda tiap orang.
Akupunktur mengurangi pusing dan mual. Jalan bagi obat alami yang minim efek samping.
Terapi Akupunktur Untuk Vertigo – Herbal seperti daun sereh dan kulit kayu manis juga membantu. Keduanya memiliki khasiat baik untuk vertigo.
Terapi Akupunktur Untuk Vertigo – Akupunktur dilakukan dengan menusuk titik-titik khusus di tubuh. Ini merangsang tubuh untuk sembuh sendiri.
Terapi Akupunktur Untuk Vertigo – Akupunktur relatif lebih murah dan minim efek samping. Ini berbeda dengan terapi kimia yang kadang menyulitkan.
Terapi Akupunktur Untuk Vertigo – Perawatan berikutnya belum banyak diteliti. Tapi, akupunktur sendiri sudah memberi efek positif bagi vertigo.
Kabupaten Kepulauan Seribu, Kota Jakarta Barat, Kota Jakarta Pusat, Kota Jakarta Selatan, Kota Jakarta Timur, Kota Jakarta Utara.
Kepulauan Seribu Selatan, Kepulauan Seribu Utara, Cengkareng, Grogol Petamburan, Kali Deres, Kebon Jeruk, Kembangan, Palmerah, Taman Sari, Tambora, Cempaka Putih, Gambir, Johar Baru, Kemayoran, Menteng, Sawah Besar, Senen, Tanah Abang, Cilandak, Jagakarsa, Kebayoran Baru, Kebayoran Lama, Mampang Prapatan, Pancoran, Pasar Minggu, Pesanggrahan, Setia Budi, Tebet, Cakung, Cipayung, Ciracas, Duren Sawit, Jatinegara, Kramat Jati, Makasar, Matraman, Pasar Rebo, Pulo Gadung, Cilincing, Kelapa Gading, Koja, Pademangan, Penjaringan, Tanjung Priok
Pulau Pari, Pulau Tidung, Pulau Untung Jawa, Pulau Harapan, Pulau Kelapa, Pulau Panggang, Cengkareng Barat, Cengkareng Timur, Duri Kosambi, Kapuk, Kedaung Kali Angke, Rawa Buaya, Grogol, Jelambar, Jelambar Baru, Tanjung Duren Selatan, Tanjung Duren Utara, Tomang, Wijaya Kesuma, Kalideres, Kamal, Pegadungan, Semanan, Tegal Alur, Duri Kepa,
Kebon Jeruk, Kedoya Selatan, Kedoya Utara, Kelapa Dua, Sukabumi Selatan, Sukabumi Utara, Joglo, Kembangan Selatan, Kembangan Utara, Meruya Selatan, Meruya Utara, Srengseng, Jati Pulo, Kemanggisan, Kota Bambu Selatan, Kota Bambu Utara, Palmerah, Slipi, Glodok, Keagungan, Krukut, Mangga Besar, Maphar, Pinangsia, Taman Sari, Tangki, Angke,
Duri Selatan, Duri Utara, Jembatan Besi, Jembatan Lima, Kalianyar, Krendang, Pekojan, Roa Malaka, Tambora, Tanah Sereal, Cempaka Putih Barat, Cempaka Putih Timur, Rawa Sari, Cideng, Duri Pulo, Gambir, Kebon Kelapa, Petojo Selatan, Petojo Utara, Galur, Johar Baru,
Kampung Rawa, Tanah Tinggi, Cempaka Baru, Gunung Sahari Selatan, Harapan Mulya, Kebon Kosong, Kemayoran, Serdang, Sumur Batu, Utan Panjang, Cikini, Gondangdia, Kebon Sirih, Menteng, Pegangsaan, Gunung Sahari Utara, Karang Anyar, Kartini, Mangga Dua Selatan, Pasar Baru, Bungur, Kenari, Kramat, Kwitang, Paseban, Senen, Bendungan Hilir,
Gelora, Kampung Bali, Karet Tengsin, Kebon Kacang, Kebon Melati, Petamburan, Cilandak Barat, Cipete Selatan, Gandaria Selatan, Lebak Bulus, Pondok Labu, Ciganjur, Cipedak, Jagakarsa, Lenteng Agung, Srengseng Sawah, Tanjung Barat, Cipete Utara, Gandaria Utara,
Gunung, Kramat Pela, Melawai, Petogogan, Pulo, Rawa Barat, Selong, Senayan, Cipulir, Grogol Selatan, Grogol Utara, Kebayoran Lama Selatan, Kebayoran Lama Utara, Pondok Pinang, Bangka, Kuningan Barat, Mampang Prapatan, Pela Mampang, Tegal Parang, Cikoko, Duren Tiga, Kalibata, Pancoran, Pengadegan, Rawajati, Cilandak Timur,
Jati Padang, Kebagusan, Pasar Minggu, Pejaten Barat, Pejaten Timur, Ragunan, Bintaro, Pesanggrahan, Petukangan Selatan, Petukangan Utara, Ulujami, Guntur, Karet, Karet Kuningan, Karet Semanggi, Kuningan Timur, Menteng Atas, Pasar Manggis, Setia Budi, Bukit Duri, Kebon Baru, Manggarai, Manggarai Selatan, Menteng Dalam, Tebet Barat,
Tebet Timur, Cakung Barat, Cakung Timur, Jatinegara, Penggilingan, Pulo Gebang, Rawa Terate, Ujung Menteng, Bambu Apus, Ceger, Cilangkap, Cipayung, Lubang Buaya, Munjul, Pondok Ranggon, Setu, Cibubur, Ciracas, Kelapa Dua Wetan, Rambutan, Susukan, Duren Sawit,
Klender, Malaka Jaya, Malaka Sari, Pondok Bambu, Pondok Kelapa, Pondok Kopi, Bali Mester, Bidara Cina, Cipinang Besar Selatan, Cipinang Besar Utara, Cipinang Cempedak, Cipinang Muara, Kampung Melayu, Rawa Bunga, Bale Kambang, Batu Ampar, Cawang, Cililitan, Dukuh,
Kampung Tengah, Kramat Jati, Cipinang Melayu, Halim Perdana Kusumah, Kebon Pala, Makasar, Pinang Ranti, Kayu Manis, Kebon Manggis, Pal Meriem, Pisangan Baru, Utan Kayu Selatan, Utan Kayu Utara, Baru, Cijantung, Gedong, Kalisari, Pekayon, Cipinang, Jati, Jatinegara Kaum,
Kayu Putih, Pisangan Timur, Pulo Gadung, Rawamangun, Cilincing, Kali Baru, Marunda, Rorotan, Semper Barat, Semper Timur, Suka Pura, Kelapa Gading Barat, Kelapa Gading Timur, Pegangsaan Dua, Koja, Lagoa, Rawabadak Selatan, Rawabadak Utara, Tugu Selatan,
Tugu Utara, Ancol, Pademangan Barat, Pademangan Timur, Kamal Muara, Kapuk Muara, Pejagalan, Penjaringan, Pluit, Kebon Bawang, Papango, Sungai Bambu, Sunter Agung, Sunter Jaya, Tanjung Priuk, Warakas